Inovasi menjadi satu hal terpenting di dalam video game. Biasanya inovasi menarik di video game muncul dari developer-developer indie yang sering diremehkan. Mereka diremehkan karena game yang mereka buat dianggap murahan, kurang dukungan, serta tidak menarik.
Untungnya, saat ini para developer indie mulai mendapat banyak lirikan dari studio besar yang bersedia untuk melakukan kerja sama demi menghasilkan sebuah video game yang besar. Kendati demikian, tetap ada beberapa game indie yang diremehkan karena berbagai alasan. Tak usah berlama-lama lagi, berikut ulasannya.
1. Suits: A Business RPG
'Dunia yang begitu rusak karena bisnis sehingga hukum menjadi pengatur masyarakat', merupakan konsep dari game indie berjudul Suits: A Business RPG. Dikembangkan oleh Technomancy Studio, game indie RPG ini menawarkan gameplay bisnis yang sangat menarik. Dengan lebih dari 99 jenis musuh dan grafis berkonsep pencil-handrawn yang memanjakan mata, membuat game ini pantas untuk dilirik. Saat ini, Suits: A Business RPG sudah tersedia di Steam dengan harga US$0,99 saja.
2. LISA
LISA merupakan game bergenre side-scrolling RPG yang dikembangkan oleh LoveBrad Games (sebelumnya dikenal sebagai Dingaling Productions) dan berlatar di dunia post-apokaliptik. Pada game ini pemain berperan sebagai Brad Armstrong, seorang pria paruh bayah yang berpetualang di gurun demi mencari anak angkatnya, Buddy. Game ini mendapat banyak review positif, terkait unsur komedinya yang dark namun tetap lucu serta soundtrack-nya yang pas.
3. Viscera Cleanup Detail
Viscera Cleanup Detail merupakan game sci-fi ilmiah yang dikembangkan oleh RuneStorm. Konsep utama dari game ini adalah pemain akan berperan sebagai petugas kebersihan luar angkasa, yang ditugaskan untuk membersihkan pembantaian akibat invasi alien. Beberapa quest sederhana dari game ini antara lain seperti mengumpulkan dan membuang puing-puing, mengisi kembali kotak keselamatan, dan memperbaiki beberapa lubang peluru hasil perlawanan melawan alien.
4. UnderRail
UnderRail merupakan game turn-based RPG old school yang dikembangkan oleh Stygian Software. Dalam game ini, pemain berperan sebagai penduduk yang terjebak di tengah perseteruan faksi-faksi UnderRail. Bersamaan dengan itu, pemain harus bisa bertahan hidup di lingkungan keras yang dihasilkan. Apabila kamu penggemar game RPG semacam Fallout, maka game indie yang satu ini wajib kamu mainkan.
5. ChromaGun
ChromaGun bisa dibilang merupakan game hasil perpaduan dari dua game shooter besar, yaitu Portal dan Splatoon. Game FPS dengan konsep puzzle ini dikembangkan oleh Pixel Maniacs dan dirilis pada tahun 2015. Pada game ini, pemain akan menggunakan sebuah senjata militer canggih bernama ChromaGun yang mampu mengeluarkan warna dan menggunakan kemampuan itu untuk menyelesaikan puzzle. Secara garis besar, konsep game ini hampir sama dengan Portal, namun ditambahkan unsur warna sehingga membuatnya terlihat colorful dan meriah.
Itu tadi ulasan mengenai game-game indie paling diremehkan yang wajib kamu mainkan. Sejatinya, game-game indie merupakan sumber inovasi murni di industri video game. Maka tak heran, jika banyak publisher besar yang rela berinvestasi melalui developer indie karena tertarik dengan konsep game indie yang dominan dengan kata inovatif dan kreatif.
Sumber : Jalantikus.com